Senin, 10 April 2017

TIPS PENYIMPANAN MADU YANG BAIK

Dear Costumers, berikut saya berikan tips cara menyimpan madu yang baik (segala jenis madu) :

Tips Menyimpan Madu yang baik
Setelah mengetahui berbagai macam khasiat dan keajaiban madu, tentu kita akan merasa sayang sekali jika makanan ini sampai rusak karena kita salah menyimpan. Madu sebenarnya makanan yang tahan lama dan tidak akan rusak selama tahunan, bahkan pernah ditemukan madu Mesir yang sudah berusia 5000 tahun dan kualitasnya masih baik. Yang membuat madu menjadi rusak adalah kandungan air di dalam madu, dan sifat madu yang hidroskopis ( menarik air) sehingga membuat madu jadi gampang bereaksi dengan lingkungan sekitar atau mengalami fermentasi.

Ada 3 hal pokok dalam menyimpan madu:

1. Simpan di wadah yang terbuat dari kaca, dan tertutup rapat.
Simpan di wadah yang terbuat dari kaca, dan tertutup rapat.Jika menyimpan madu di wadah yang mengandung logam atau plastik, ditakutkan asam pada madu akan bereaksi dengan wadah dan menjadi racun jika dikonsumsi. Menutup wadah rapat-rapat untuk mencegah madu menyerap uap air dari lingkungan ( sifat hidroskopis ), karena madu sendiri sudah mengadung air sekitar 10-20% (standart FAO).

Apabila, madu segera dikonsumsi sebelum anda sempat menyimpannya dalam botol kaca.. its no problem..sebenarnya..krn saya sendiri juga tidak pernah menyimpan madu terlalu lama (langsunh dikonsumsi) dan langsung minum dari jurigen hahahaha... tapi apabila anda mau menyimpan dalam jangka waktu lama, Segera pindahkan madu yang terkirim dalam kemasan jurigen ke dalam wadah kaca (botol kaca).

2. Simpan di tempat yang kering
Simpan di tempat yang kering, dengan suhu ruangan 10-27 derajat Celcius. Karena sifat hidroskopis, maka madu bisa menyerap uap air di lingkungan dan menyebabkan madu terfermentasi dan menghasilkan alkohol. Menyimpan madu di lemari es bisa menyebabkan madu menjadi beku dan merusak beberapa enzym penting yang berguna bagi tubuh.

3. Hindarkan dari tempat yang terkena cahaya matahari atau panas
Madu apabila terkena cahaya matahari atau panas secara langsung bisa membuat zat anti bakteri menjadi rusak.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar