Senin, 03 Oktober 2016

Madu Mengkristal Apakah Tetap Asli ?

Banyak yang bertanya, termasuk reseller saya......MADU nya asli atau nggak sih?!

Kok bisa Kristal ya?!
Kok Encer?!
Kok Berubah Warna?!
Kok Manis Sekali?!

Oke, akan saya jelaskan ya, sahabat yang baik hati
Semoga bisa membantu dalam memahami dunia perlebahan 
Let's be smart buyer
Saya hanya berusaha JUJUR apa adanya....



Kristalisasi madu merupakan hal yang masih sangat sedikit diketahui oleh orang awam. Banyak yang mengira madu yang mengkristal merupakan madu palsu. Padahal belum tentu seperti itu ya good people. Kristalisasi madu merupakan hal yang spontan dan alami terjadi. Madu murni yang tidak dipanaskan biasanya akan mengalami kristalisasi seiring berjalannya waktu. Kristalisasi madu tidak mengubah kualitasnya, kecuali warna dan tekstur yang berubah. Di beberapa negara, madu lebih disukai dalam kondisi mengkristal karena lebih mudah dioleskan pada roti tanpa menetes (nah loh lebih alami selai madu kan daripada coklat/jam, hehehehehe)



Kenapa Sih Madu Bisa Mengkristal?!

Madu mengandung konsentrasi gula yang tinggi, dengan lebih dari 70% gula dan sekitar 20% air. Ini berarti air di dalam madu harus mengikat gula lebih banyak daripada biasanya. Tingginya kadar gula di dalam madu membuat madu menjadi tidak stabil. Kandungan gula utama di dalam madu adalah fruktosa dan glukosa. Kadar keduanya di dalam madu tergantung dari nektar sumber tanaman. Yang menyebabkan terjadinya kristalisasi adalah glukosa, karena memiliki kelarutan yang lebih rendah. Fruktosa lebih larut dalam air daripada glukosa. Ketika glukosa mengkristal, ia akan terpisah dari air dan membentuk kristal tipis. Pembentukan kristal glukosa pada madu berbeda pada tiap jenis madu. Semakin cepat kristal terbentuk, semakin halus teksturnya. Kristal'an madu asli halus dan dingin tidak seperti gula pasir, beda kan?!



Berapa Lama Madu Akan Mengkristal?!

Kecepatan kristalisasi madu berbeda pada setiap jenisnya. Beberapa jenis madu akan mengkristal dalam beberapa minggu setelah diekstrak (dipanen) dari sarang. Sementara beberapa jenis yang lain akan tetap dalam bentuk cair setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun baru akan mengkristal.

Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan kristalisasi madu :
1. Sumber nektar yang dikumpulkan oleh lebah
2. Metode pemrosesan madu
3. Suhu penyimpanan madu


Kecepatan pembentukan kristal pada madu tergantung terutama pada perbandingan fruktosa dan glukosa pada madu. Madu dengan kadar glukosa yang lebih tinggi daripada fruktosanya akan mengkristal lebih cepat, seperti madu karet (multiflora/ekstraflora) dan beberapa jenis madu hutan. Sebaliknya madu dengan kadar fruktosa yang lebih tinggi daripada glukosa akan lebih lambat mengkristal walau disimpan selama beberapa bulan atau tahun.

Kristalisasi madu juga dipengaruhi oleh keberadaan partikel-partikel yang terkandung di dalam madu, seperti kristal polen, propolis dan serpihan lilin lebah. Partikel-pertikel tersebut bertindak sebagai inti dari pembentukan kristal madu. Madu yang tidak dipanaskan dan tidak disaring mengandung sedikit lilin lebah, polen dan propolis, akan lebih cepat membentuk kristal.


Madu yang diolah dalam pabrik besar biasanya dipanaskan dan disaring dengan saringan paling halus untuk membuang partikel-partikel tersebut dan membuat madu lebih stabil dalam penyimpanan. Namun madu yang telah dipanaskan dalam suhu di atas 40C telah kehilangan beberapa nutrisi penting, di antaranya enzim dan vitamin.

Suhu penyimpanan memiliki efek besar dalam pembentukan kristal madu. Kristal madu paling cepat terbentuk pada suhu 10-15C (suhu kulkas/refrigerator). Pada suhu di bawah 10C (suhu pembeku/freezer), pembentukan kristal melambat. Suhu rendah meningkatkan kekentalan madu (madu menjadi lebih kental pada suhu dingin), sehingga pembentukan kristal melambat.

Madu tidak membentuk kristal pada suhu sekitar 25C (suhu ruang normal). Madu yang mengkristal dapat mencair kembali pada suhu 40C. Suhu di atas 40C dapat merusak kandungan gizi madu.

Lalu Bagaimana Solusinya Ya?!

Oleh karena itu, sebaiknya simpanlah madu pada suhu ruang yang normal, sekitar 25C, supaya madu lebih stabil dan tidak membentuk kristal.

Penting untuk diperhatikan, bahwa kristalisasi madu bukanlah indikator utama kualitas madu. Seperti dijelaskan di atas, pembentukan kristal madu wajar terjadi pada beberapa jenis madu. Kondisi penyimpanan juga mempengaruhi pembentukan kristal pada madu. Supaya tidak mengkristal, simpanlah madu pada suhu ruang yang normal, yaitu sekitar 25C.
Madu tidak perlu disimpan di dalam kulkas.

Jika madu mengkristal, anda dapat mencairkannya kembali dengan menghangatkan madu di dalam wadah gelas tahan panas yang diletakkan di dalam air bersuhu 40C atau dibawah sinar matahari.


Apa Benar Madu Yang Asli Tidak Beku Jika Dimasukkan Kedalam Kulkas/Frezzer?!



Tidak benar ya sahabat.. Bagi orang yang cukup paham tentang madu, tentu akan paham jika madu murni ada yang bisa mengkristal (beku) dan ada yang tidak bisa beku. Karena madu itu dibedakan menjadi 2 macam, ekstra flora (getah manis daun) dan flora.
Fakta tentang hal ini banyak tertulis dalam buku-buku tentang perlebahan yang beredar di toko-toko buku. Madu akan bisa mengkristal / beku, jika kadar glukosa dalam madu lebih banyak dari kadar fruktosanya.

Contoh madu yang bisa mengkristal : Madu Karet, Madu Ketela Pohon, Mente dan Kaliandra.
Berbeda dengan madu flora yang tidak bisa beku jika kadar fruktosa dalam madu lebih banyak dari kadar glukosanya.
Contoh : Madu Randu, Madu Rambutan, Madu Kopi, Madu Mangga.


Jadi ada yang masuk jenis madu bisa beku dan sebagian lain masuk jenis madu yang tidak bisa beku. Jika menjumpai madu randu / kopi bisa beku atau mengkristal, kemungkinan besar madu tersebut palsu. Beku tidaknya madu tidak berpengaruh pada khasiat madu, asal terpenuhi syarat-syarat sebagai madu asli yang berkualitas.

Lalu jika membeli madu karet, kaliandra, kelengkeng dll yang masuk jenis madu bisa beku, sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas. Pengkristalan pada madu akan lebih cepat terjadi pada daerah dingin / suhu di bawah 16C.

Pertanyaan seperti ini seringkali datang dan beberapa kali juga kami harus menjelaskan, barangkali karena pernyataan bahwa madu tidak beku berarti asli adalah sudah seperti mitos untuk madu sebagaimana mitos-mitos lain tentang madu yang sudah banyak beredar, dan sayangnya masyarakat sepertinya berpikiran bahwa madu yang asli itu harus demikian dan demikian, padahal tidaklah mutlak seperti itu. sebagaimana salah satunya telah dijelaskan di atas.



Gimana?! Udah paham belum ni sahabat ?! Madu Beku/Kristal tidak selalu PALSU yah, tergantung darimana asal bunga yang dihisap lebah sebagai komposisi madu. Nah, sudah tau kan solusinya gimana?! Jadi kita harus jadi SMART BUYER yah, jangan cuma mau harga murah/mahal tapi nggak tau produk knowledge nya ^^

SEMOGA BERMANFAAT ya ^^
source :  http://maduaslisrm.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar